Sabtu, 31 Januari 2015

Apa Itu Root Android

Hai......

Pada postingan kali ini saya akan membahas mengenai root pada Android

Mungkin kalian pernah bertanya-tanya, apa itu root? Apakah itu berbahaya? Apakah dengan me-root, HP kita bisa main game tanpa nge-lag? Mari kita bahas.


Apa itu root?

Seperti yang kita ketahui, Android adalah operasi sistem yang bersifat open source berbasis Linux, artinya Android dapat secara bebas dikembangkan oleh para penggunanya tanpa dipungut biaya sedikitpun. Nah, untuk mengotak-atik si Robot Hijau ini, maka diperlukan akses ke file system yang ada di dalamnya. Sebelumnya, file system ini masih dalam keadaan terkunci (alias file Read Only). Alasannya adalah supaya file yang ada tidak terhapus atau teredit oleh orang awam secara tidak sengaja.

Jadi, root dapat diartikan sebagai cara untuk mendapatkan akses ke dalam system. Dengan rooting, kita dapat mengakses file-file yang ada di dalamnya sesuka hati kita. Bisa untuk mengubah tampilan boot screen, ikon menu, memasang tweak, backup data,  menguninstal aplikasi bawaan pabrik yang tidak penting, bahkan dapat mengupgrade versi Android kita.

Apakah me-root HP kita itu berbahaya?

Sebenarnya tidak. Jika kita root HP kita hanya untuk menguninstall aplikasi bawaan, backup data, dan hal ringan lainnya, itu sama sekali tidak berbahaya. Tapi jika menyangkut hubungan dengan mengubah-ubah file system, memasang tweak, mengubah tampilan boot, dan sejenisnya, diperlukan ketelitian yang extra, karena jika salah menempatkan/mengubah file yang ada, bisa-bisa HP kita menjadi bootloop atau bahkan Hardbrick (mati total)

Selain itu, me-root HP kita dapat menghilangkan garansi HP kita, karena root itu ibarat segel pada HP kita. Contohnya jika HP Anda mengalami kerusakan, misalnya speaker tidak berbunyi dan Anda membawa ke Service Center dengan kondisi sudah rooted, maka ada klaim garansi akan ditolak dan dikatakan bahwa ponsel rusak akibat proses root, padahal sebenarnya tidak. Jadi saran saya kalo mau root HP tunggu saja sampai masa garansinya habis (hehehe)

Apakah dengan me-root, HP kita bisa main game tanpa nge-lag?

Seperti yang sudah saya singgung tadi, dengan me-root HP, kita mempunyai hak untuk mengakses segala file system dengan anak-cucunya. Sehingga, kita pun dapat memasang tweak untuk meningkatkan peforma Android kita. Selain itu, kita juga dapat menginstall berbagai aplikasi yang membutuhkan akses root yang dapat meningkatkan peforma saat bermain game, misalnya Chainfire 3D untuk Android Gingerbread, GLTools untuk Android ICS ke atas, SetCPU untuk menaikkan kecepatan prosesor, dll. Kita juga dapat mengganti ROM bawaan pabrik dengan berbagai Custom ROM yang ada supaya dapat lebih maksimal, sehingga dapat mengurangi lag saat bermain game.


Kesimpulan

Rooting pada Android sebenarnya sangat berguna untuk mendapatkan akses ke system Android. Dengan root, sebenarnya Anda telah memiliki hak akses penuh terhadap HPmu Tapi bila tidak dilakukan secara hati-hati dapat menyebabkan kerusakan system dan hardwarenya. Jadi, jika Anda masih merasa puas atau cukup dengan kemampuan serta fasilitas HP Android yang Anda miliki, maka proses root sebaiknya tidak perlu dilakukan.
Tapi jika Anda sudah bertekad bulat untuk melakukan root, maka silahkan baca cara root Android sesuai jenis HP kalian di Google/web lainnya, karena beda jenis HP beda pula cara root-nya.

Minggu, 18 Januari 2015

Rumus Mudah Mencari Titik Fokus Cermin dan Lensa

Masih ingatkah kalian dengan rumus ini? Jika ya, rumus apakah itu? Benar sekali! Itu adalah salah satu rumus fisika yang cukup terkenal, tidak lain dan tidak bukan rumus untuk mencari jarak titik fokus pada cermin dan lensa. Cukup dengan mengetahui jarak benda ke cermin/lensa dan jarak bayangan ke cermin, kalian bisa dengan mudah mencari jarak titik fokusnya. Rumus ini juga bisa kalian ubah sesuai dengan apa yang ditanyakan.

  • Untuk mencari jarak benda ke cermin, gunakan rumus:

  • Untuk mencari jarak bayangan ke cermin, gunakan rumus:



Contoh soal: 
Sebuah benda berada di depan sebuah cermin cekung yang memiliki fokus 20 cm dengan jarak 60 cm. Berapakah jarak bayangan benda tersebut?
Jawab: 











Tapi tahukah kalian bahwa ada cara yang lebih gampang sebenarnya untuk mencari titik fokus tersebut. Rumus ini sebenarnya diperoleh dengan mengutak-atik rumus utama, sehingga terciptalah rumus baru. Berikut rumusnya:


NB : f = titik fokus
        s = jarak benda ke cermin
        s' = jarak bayangan ke cermin
     

tanda titik "." artinya dikali





Mari kita coba untuk soal yang tadi













Nah, gampangan mana? Kalian bisa menentukannya sendiri. Info tambahan, kalau hasil s' nya positif, maka bisa dipastikan kalau bayangan tersebut bersifat NYATA & TERBALIK. Sedangakan kalau hasilnya negatif maka bayangan bersifat MAYA & TEGAK.